30 Mei 2011

Mencabut Implant untuk pertama kalinya

Tadi siang jam 12 lewat, di klinik ada seorang ibu yang datang meminta agar implan yang dia gunakan diganti. Untuk pertama kalinya saya mendapat kesempatan untuk menolong pengguna kontrasepsi jenis ini.

Menurut pengakuan ibu tersebut, ini implan ke empat yang akan ia gunakan.

Setelah melakukan insisi kecil di ujung bawah implan yang ia gunakan, saya mencoba untuk meraih implan yang terpasang dengan menggunakan klem bengkok kecil, namun susahnya minta ampun untuk mendapatkannya.

Akhirnya dengan dibantu dr. Rina, implan tersebut berhasil dicabut. Perlu dua sayatan kecil untuk mengeluarkannya. Menurut dr. Rina ini karena jaringan parut yang berada di sekitar implan tersebut sudah cukup banyak, sehingga menyulitkan saat hendak dilepaskan.

Seharusnya pemasangan implan yang baru di pindahkan ke tangan yang lain, namun ibu ini pernah mengalami luka bakar yang cukup berat di tangan lainnya sehingga jaringan parut yang ditinggalkan cukup luas dan dalam. Lebih baik menanam implan yang baru di bekas implan sebelumnya.

Akhirnya ada pengalaman juga yang saya dapatkan hari ini. Alhamdulillaah, mudah-mudahan bisa diterapkan di tempat kerja nanti. Amiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tanggap