Loket362 adalah alamat rumahku. Ini kujadikan judul agar selama menulis--di mana pun--,aku tetap merasa ada di rumah.
24 Agustus 2007
22 Agustus 2007
Kereta Berkarat
Sementara kereta-kereta yang lain berlari dengan cepatnya
Kereta yang satu itu terseok tanpa menarik perhatian
Hanya ilalang dan kerikil di dekatnya yang bersimpati
Namun Si Kereta pun tidak mengambil hati
Terus ia bergerak
Meski tidak laju seperti mereka yang telah menjauh
Semakin kecil bagian mereka yang dapat ia lihat
Tentu Begitu pula ia terlihat dari sana
Namun Si Kereta tidak mengambil hati
Masih tetap lamban dan tak menarik perhatian
Paling tidak ia bisa melihat dengan lebih jelas
Apa yang telah ia lewati dengan perlahan
Dan menyimpannya dalam kenangan
Mungkin tidak akan sudi ia ingat kembali
Saat Si Kereta telah berubah menjadi pesawat
Melambai dari atas sana
Melihat kereta-kereta lain
Yang pernah meninggalkannya
Kereta yang satu itu terseok tanpa menarik perhatian
Hanya ilalang dan kerikil di dekatnya yang bersimpati
Namun Si Kereta pun tidak mengambil hati
Terus ia bergerak
Meski tidak laju seperti mereka yang telah menjauh
Semakin kecil bagian mereka yang dapat ia lihat
Tentu Begitu pula ia terlihat dari sana
Namun Si Kereta tidak mengambil hati
Masih tetap lamban dan tak menarik perhatian
Paling tidak ia bisa melihat dengan lebih jelas
Apa yang telah ia lewati dengan perlahan
Dan menyimpannya dalam kenangan
Mungkin tidak akan sudi ia ingat kembali
Saat Si Kereta telah berubah menjadi pesawat
Melambai dari atas sana
Melihat kereta-kereta lain
Yang pernah meninggalkannya
Corny Jokers Mengamuk
Patologi
Seribu dua kaki
Dari sana ke sini
Sekitar dua hari
Dan satu kali terbenam mentari
Tidak ada masalah dengan tebing berdiri
Peduli amat jeram yang jatuh tinggi
Atau tersedia gurun untuk dilewati ?
Menu esok hari
Mungkin cuma seteguk kopi
Yang sudah dingin lagi
Soalnya dibikin pagi-pagi sekali
Sih ….!
Kakiku melenggang letih
Kaosku bau peti mati
Tolong, tidak usah tanya tentang CD
Bisa muntah nanti
Jadi kulunasi hutang, hari ini
Biar disaku tinggal sebiji
Yang punya warung bisa kok diajak kompromi
Lain halnya kalau sedang nagih
Puntung juga disulut api
Yang sisa, dilinting kembali
Wah sudah panjang nih
Tapi kalau dibaca nggak bisa berhenti
Pasal satu sebenarnya bukan yang mulai
Yang ketiga puluh enam, belum tentu tempat berhenti
Masih 12 senti lagi
Helai-helai kresek yang belum kurayapi
Tapi cahaya sudah semakin meninggi
Aku sebaiknya segera mandi
By : Corny Jokers (Caphek Bang !!)
Anatomi
Dosen :
Kalau tiba jadwalnya
Kupastikan tak seorang kan berseri
Tidak juga kau…
Asisten :
Tak perlu sedu sedan itu
Ka’ Dave R. :
Aku ini mantan orang jalang
Dari kumpulan terbuang
Praktikan :
Biar susah sungguh, mengingatmu penuh seluruh
Aku tetap meradang menerjang
Wangi bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih peduli lagi
Aku tak mau di sini, seribu tahun lagi
By : Corny Jokers
Seribu dua kaki
Dari sana ke sini
Sekitar dua hari
Dan satu kali terbenam mentari
Tidak ada masalah dengan tebing berdiri
Peduli amat jeram yang jatuh tinggi
Atau tersedia gurun untuk dilewati ?
Menu esok hari
Mungkin cuma seteguk kopi
Yang sudah dingin lagi
Soalnya dibikin pagi-pagi sekali
Sih ….!
Kakiku melenggang letih
Kaosku bau peti mati
Tolong, tidak usah tanya tentang CD
Bisa muntah nanti
Jadi kulunasi hutang, hari ini
Biar disaku tinggal sebiji
Yang punya warung bisa kok diajak kompromi
Lain halnya kalau sedang nagih
Puntung juga disulut api
Yang sisa, dilinting kembali
Wah sudah panjang nih
Tapi kalau dibaca nggak bisa berhenti
Pasal satu sebenarnya bukan yang mulai
Yang ketiga puluh enam, belum tentu tempat berhenti
Masih 12 senti lagi
Helai-helai kresek yang belum kurayapi
Tapi cahaya sudah semakin meninggi
Aku sebaiknya segera mandi
By : Corny Jokers (Caphek Bang !!)
Anatomi
Dosen :
Kalau tiba jadwalnya
Kupastikan tak seorang kan berseri
Tidak juga kau…
Asisten :
Tak perlu sedu sedan itu
Ka’ Dave R. :
Aku ini mantan orang jalang
Dari kumpulan terbuang
Praktikan :
Biar susah sungguh, mengingatmu penuh seluruh
Aku tetap meradang menerjang
Wangi bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih peduli lagi
Aku tak mau di sini, seribu tahun lagi
By : Corny Jokers
Suatu Subuh di 2003
SOK TAU LOE !
Dia mengaku paling jangkung di antara kami
Tapi aku terlalu jeli untuk ia kelabui
Jelas-jelas kepalanya Cuma setinggi bahuku
Bisa-bisanya ia mengklaim dirinya jangkung
Dia juga pernah bilang paling jujur di antara kami
Lagi-lagi aku terlalu peka untuk dibohongi
Dia menyimpan sejuta lebih banyak rahasia daripada yang lain
Sudahlah, bahasa tanpa suara itu tak pernah bisa berdusta
Dan aku telah selesai mempelajarinya.
(Fahmi 29 Maret 2003 5:35)
Saat semua sedang asyik bercengkerama dengan sang Morpheus
Aku masih saja terbuai oleh kantuk yang tak sanggup membawa beban di mataku
Menatap monitor kaca di hadapanku, di mana kutulis semua ini
Untuk kalian baca esok hari
Saat Morpheus telah lelah bermain
Dan memilih bertanding catur denganku
Tentu saja di alamnya
(Fahmi 23 Maret 2003 5:45)
Cinta yang kau katakan itu
Bukan dari kutipan penyair sejati
Karena maknanya tertulis terlalu rapi
Dan mudah bagiku untuk membacanya
Cinta yang kusimpan ini
Belum pernah ada penyair yang menulisnya
Karena maknanya terlalu besar untuk seluruh kitab yang ada
Dan begitu sulit bagiku untuk mengatakannya
(Masih Fahmi 23 Maret 2003 5: 49)
Setelah aku menulis ini, aku matikan komputermu, lalu keluar merokok !!! He 20X (Terakhir Fahmi 23 Maret 2003 Dinihari)
Dia mengaku paling jangkung di antara kami
Tapi aku terlalu jeli untuk ia kelabui
Jelas-jelas kepalanya Cuma setinggi bahuku
Bisa-bisanya ia mengklaim dirinya jangkung
Dia juga pernah bilang paling jujur di antara kami
Lagi-lagi aku terlalu peka untuk dibohongi
Dia menyimpan sejuta lebih banyak rahasia daripada yang lain
Sudahlah, bahasa tanpa suara itu tak pernah bisa berdusta
Dan aku telah selesai mempelajarinya.
(Fahmi 29 Maret 2003 5:35)
Saat semua sedang asyik bercengkerama dengan sang Morpheus
Aku masih saja terbuai oleh kantuk yang tak sanggup membawa beban di mataku
Menatap monitor kaca di hadapanku, di mana kutulis semua ini
Untuk kalian baca esok hari
Saat Morpheus telah lelah bermain
Dan memilih bertanding catur denganku
Tentu saja di alamnya
(Fahmi 23 Maret 2003 5:45)
Cinta yang kau katakan itu
Bukan dari kutipan penyair sejati
Karena maknanya tertulis terlalu rapi
Dan mudah bagiku untuk membacanya
Cinta yang kusimpan ini
Belum pernah ada penyair yang menulisnya
Karena maknanya terlalu besar untuk seluruh kitab yang ada
Dan begitu sulit bagiku untuk mengatakannya
(Masih Fahmi 23 Maret 2003 5: 49)
Setelah aku menulis ini, aku matikan komputermu, lalu keluar merokok !!! He 20X (Terakhir Fahmi 23 Maret 2003 Dinihari)
Jambak!!!!!!!!!!!!
Seutas sinar putih
Mencoba menembus kelopak mataku yang rapat terkatup oleh waktu
‘Kicau’ ayam jantan mencoba berlomba dengan mimpi yang masih terus membuaiaku dalam termangu
Tapi suara ibuku lah yang membangunkan aku
Seperti bapak-bapak yang berlomba mencetak anak-anak super huebat
Kau ini ibu-ibu yang menjadi pendukung bapak-bapak itu
Dan seperti aku yang setia mengkritikmu
Aku akan terus berdiri di jalanmu
Untuk menjatuhkanmu
Apakah kamu sudah takut?
Mencoba menembus kelopak mataku yang rapat terkatup oleh waktu
‘Kicau’ ayam jantan mencoba berlomba dengan mimpi yang masih terus membuaiaku dalam termangu
Tapi suara ibuku lah yang membangunkan aku
Seperti bapak-bapak yang berlomba mencetak anak-anak super huebat
Kau ini ibu-ibu yang menjadi pendukung bapak-bapak itu
Dan seperti aku yang setia mengkritikmu
Aku akan terus berdiri di jalanmu
Untuk menjatuhkanmu
Apakah kamu sudah takut?
Jujur
Jujurlah
Jujurlah
Jujurlah
Kulafazkan mantra itu 3 x
Yang kucuri dengar dari temanku sekali
Lalu aku menjadi jujur
Jujur pada semuanya
Tak ada lagi yang kusembunyikan
Adakah aku bersembunyi ?
Nda tau mi deh
Kesunyian malam adalah sesuatu yang menyesatkan
Buktinya aku tersesat
Aku tertawa terbahak-bahak
Kenapa kau juga ikut-ikut tersesat
Bukankah malam sudah hampir berlalu
Dan cahaya petunjuk akan menuntun kita ke arah baru
Yang tidak akan membuat kita tersesat lagi
Dan aku tidak akan tertawa lagi
Karena kau juga tidak tersesat lagi
Hahahahahaha
Sori aku bohong lagi….
Jujurlah
Jujurlah
Kulafazkan mantra itu 3 x
Yang kucuri dengar dari temanku sekali
Lalu aku menjadi jujur
Jujur pada semuanya
Tak ada lagi yang kusembunyikan
Adakah aku bersembunyi ?
Nda tau mi deh
Kesunyian malam adalah sesuatu yang menyesatkan
Buktinya aku tersesat
Aku tertawa terbahak-bahak
Kenapa kau juga ikut-ikut tersesat
Bukankah malam sudah hampir berlalu
Dan cahaya petunjuk akan menuntun kita ke arah baru
Yang tidak akan membuat kita tersesat lagi
Dan aku tidak akan tertawa lagi
Karena kau juga tidak tersesat lagi
Hahahahahaha
Sori aku bohong lagi….
Al bukhari 01
Saat aku datang
Tersenyumlah padaku
Karena senyummu indah
Membuat aku mencarimu
Saat aku didekatmu
Bicaralah padaku
Karena kata-katamu ceria
Dan akupun tertawa
Saat aku menggenggam tanganmu
Jujurlah padaku
Karena kejujuranmu setia
Dan akupun cinta
Saat aku tak ada
Rindukanlah aku
Karena kerinduanmu
Akupun merindukanmu
Tersenyumlah padaku
Karena senyummu indah
Membuat aku mencarimu
Saat aku didekatmu
Bicaralah padaku
Karena kata-katamu ceria
Dan akupun tertawa
Saat aku menggenggam tanganmu
Jujurlah padaku
Karena kejujuranmu setia
Dan akupun cinta
Saat aku tak ada
Rindukanlah aku
Karena kerinduanmu
Akupun merindukanmu
Dewi X
Dewi yang mulai layu
Dibingkai oleh pigura waktu
Menunggu mataharimu
Menunggu matimu
Yang terbutakan dewi malam
Bersimpuh dalam diam
Menikmati setiap warnamu pergi
Menatapi langit
Menanti mataharimu
Menanti cahayamu
Dibingkai oleh pigura waktu
Menunggu mataharimu
Menunggu matimu
Yang terbutakan dewi malam
Bersimpuh dalam diam
Menikmati setiap warnamu pergi
Menatapi langit
Menanti mataharimu
Menanti cahayamu
Monalisa Smile Memberontak di rumah
Katherine Watson (Julia Roberts), berani berdiri tegak, ditengah para tradisionalis yang kebanyakan tidak menyukai cara berpikirnya, dan tentunya gaya hidupnya.Sangat menarik menyaksikan bagaimana sang Professor seni ini menghadapi para Jenius dari Wellesley, kampus wanita paling ortodok di Amerika.Kisah ini telah memberi banyak inspirasi bagi saya, dan terus saja begitu setiap kali saya menontonnya kembali. Diceritakan dengan sederhana namun sangatmenggugah. Katherine, seorang wanita yang secara alamiah terdidik untuk berpikir diluar pola-pola dan kerangka yang ada. Membuka mata dan hati kita untuk dapatmelihat jauh menembus apa dibalik yang terlihat. Dia juga manusia, yang berbuat kesalahan dan merasakan kecewa.Kebanyakan dari kita juga akan ingin seperti Katherine Watson, namun saya berjanji, pasti ini bukan hal yang mudah untuk dijalani. Indonesia masih dihuni, oleh sebagaianbesar tradisionalis yang tidak akan terbiasa dengan cara berpikir progresif. Tidak ada yang berusaha membuktikan kebenaran, hanya semata-mata bagaimana dia melihatmasa depan. Bagaimana dia menanamkan bahwa manusia memiliki kebebasan atas takdirnya. Bahwa manusia tidak ditakdirkan menjadi apapun selain yang diinginkannya.Manusia hanya harus berusaha mewujudkan takdirnya sendiri. Dan di sanalah Katherine bertemu dengan kekecewaannya. Saat ia mendapati bahwa perubahan yang menjadi harapannya, tidak terjadi begitu saja. Pikiran-pikiran yang dilontarkan tokoh-tokoh lain dalam film ini, tidak kalah pentingnya, sangat menghidupkan cerita.
Dia tidak pernah bergeming dari niatnya semulasungguh menyedihkan bahwa untuk menentukan masa depanmu sendiri kau harus benar-benar sendiri pada saat kau belum mampu untuk berdiri sendiri.Tapi setidaknya itulah kenyataan yang terjadi pada diri saya. Karena memiliki pandangan dan rencana yang berbeda dengan orang tua, yang saat ini,secara praktis merupakan satu-satunya dukungan saya.Apa yang saya rasakan? Rasanya sangat berat, karena kamu tidak tahu harus mengharapkan apa atau mengharap siapa. Kebingungan yang membuat hidup kacau dan depresi. Bukan main-main. Pastilah hal ini membutuhkan keberanian dan keteguhan hati untuk melaluinya. Dan itu harus berhasil dilalui ataubisa berakhir di RS Jiwa. Memiliki pandangan yang berbeda dengan orang lain, tidak akan pernah mudah, apalagi kalau anda tergantung pada mereka.Saya bisa membayangkan betapa lebih mudahnya menjadi seorang pemberontak GAM atau DI/TII daripada menjadi pemberontak dalam rumah. Pemberontakrumahan akan kehilangan penopang, karena tidak seorang pun lagi yang semula dekat dan menjadi pendukungnya, yang akan menyenanginya
Dia tidak pernah bergeming dari niatnya semulasungguh menyedihkan bahwa untuk menentukan masa depanmu sendiri kau harus benar-benar sendiri pada saat kau belum mampu untuk berdiri sendiri.Tapi setidaknya itulah kenyataan yang terjadi pada diri saya. Karena memiliki pandangan dan rencana yang berbeda dengan orang tua, yang saat ini,secara praktis merupakan satu-satunya dukungan saya.Apa yang saya rasakan? Rasanya sangat berat, karena kamu tidak tahu harus mengharapkan apa atau mengharap siapa. Kebingungan yang membuat hidup kacau dan depresi. Bukan main-main. Pastilah hal ini membutuhkan keberanian dan keteguhan hati untuk melaluinya. Dan itu harus berhasil dilalui ataubisa berakhir di RS Jiwa. Memiliki pandangan yang berbeda dengan orang lain, tidak akan pernah mudah, apalagi kalau anda tergantung pada mereka.Saya bisa membayangkan betapa lebih mudahnya menjadi seorang pemberontak GAM atau DI/TII daripada menjadi pemberontak dalam rumah. Pemberontakrumahan akan kehilangan penopang, karena tidak seorang pun lagi yang semula dekat dan menjadi pendukungnya, yang akan menyenanginya
Around Midnight
Kalau saja bisa
Kan kubawa stepa di jalanmu
Agar kakimu tetap indah walau kau berjalan jauh
Kalau saja mampu
Akan kugiring awan memayungimu
Agar kulitmu tetap putih walau berdiri menunggu di siang hari
Cintaku …
Itu kalau boleh
Ingin kupanggil kau begitu
Yang dua di atas, anggap saja bonus
Kan kubawa stepa di jalanmu
Agar kakimu tetap indah walau kau berjalan jauh
Kalau saja mampu
Akan kugiring awan memayungimu
Agar kulitmu tetap putih walau berdiri menunggu di siang hari
Cintaku …
Itu kalau boleh
Ingin kupanggil kau begitu
Yang dua di atas, anggap saja bonus
Matematika Mencari Cinta
Menguntai kesan pada simpul-simpul waktu
Menggantung langkah dalam radian abstrak
Menjenguk setiap sudut juring kenangan
Membentang jaring dalam ruang limit tak berhingga
Memaksa logika untuk bersuara
Menodong semua dalil untuk berbicara
Matematika mencari cinta ...
Tak terpetakan dalam simpul-simpul waktu
Tak pernah bersinggungan dengan lingkaran manapun
Tak ditemukan pula pada juring-juringnya
Jerat serapat apapun tak sanggup menjebaknya
Apalagi cuma logika yang hanya sebatas kata-kata
Jadi misal x memenuhi syarat-syarat di atas maka ...
Dialah cinta ...
(Can u believe it !!)
Menggantung langkah dalam radian abstrak
Menjenguk setiap sudut juring kenangan
Membentang jaring dalam ruang limit tak berhingga
Memaksa logika untuk bersuara
Menodong semua dalil untuk berbicara
Matematika mencari cinta ...
Tak terpetakan dalam simpul-simpul waktu
Tak pernah bersinggungan dengan lingkaran manapun
Tak ditemukan pula pada juring-juringnya
Jerat serapat apapun tak sanggup menjebaknya
Apalagi cuma logika yang hanya sebatas kata-kata
Jadi misal x memenuhi syarat-syarat di atas maka ...
Dialah cinta ...
(Can u believe it !!)
Bulletin Cinta
Nonton Film di Indosiar (Bullet of love)
Ceritanya lumayan.
Sepasang kekasih, yang laki-laki seorang polisi dan wanitanya seorang jaksa. Mereka sedang menangani kasus yang berbahaya. Saat sedang saling menyatakan cinta, ia di intai oleh seorang sniper wanita (suruhan gengster yang kasusnya sedang mereka tangani mereka berdua).
Si sniper entah bagaimana jatuh cinta pada pak polisi. Saat polisi dan jaksa berlibur ke Paris, si sniper membuntuti mereka dan menghabisi ibu jaksa saat sedang berada di lift bersama pak polisi dan beberapa wisatawan lainnya.
Pak polisi pun berhenti bekerja dan menjadi nelayan. Ia tinggal di sebuah apartemen yang pemiliknya seorang tabib tradisional. Si tabib memiliki seorang saudara yang idiot. Di apartemen kumuh tersebut juga ada sekumpulan anak muda yang menyewa kamar untuk di pakai berlatih musik. Semuanya adalah teman pak polisi. Suatu hari kelompok anak muda tersebut ditantang oleh sekumpulan anak kecil untuk bermain bola. Pak polisi di panggil untuk ikut bermain. Mulannya pak polisi hanya datang ke lapangan untuk sekedar merekam permainan tersebut dalam kamera. Tapi akhirnya ia ikut bermain karena teman-temannya kalah cukup banyak. Saat menonton kembali rekaman tersebut ternyata di sana pak polisi melihat ada seorang wanita dengan kamera, sedang memotret mereka. Ia mirip sekali dengan tunangannya yang telah meninggal.
Akhirnya pak Polisi pun jatuh cinta pada wanita itu. Namun, ternyata wanita itu adalah sniper yang telah membunuh tunangannya. Si sniper melakukan bedah plastik sehingga mirip sekali dengan ibu jaksa. Setelah tahu, pak Polisi marah dan pergi.
Di akhir cerita si sniper menembak dirinya tiga kali, di lengan kiri, di dada kanan dan di leher. Cepat sekali, persis seperti saat ia menghabisi korban-korbannya termasuk Ibu jaksa.Pak polisi tidak sanggup mencegah karena ia sedang terluka. Si sniper minta di peluk saat sudah sekarat. Pak polisi mengabulkan permintaannya. Sekarang setiap kali pak polisi akan menziarahi dua abu yang fotonya sangat mirip, abu tunangannya dan abu pembunuh tunangannya.
The end.(kacian Pak Polisi, nanti kita cari yang baru lagi OK !)
ha ha (aku tertawa sedih dalam hati)the real end.
Ceritanya lumayan.
Sepasang kekasih, yang laki-laki seorang polisi dan wanitanya seorang jaksa. Mereka sedang menangani kasus yang berbahaya. Saat sedang saling menyatakan cinta, ia di intai oleh seorang sniper wanita (suruhan gengster yang kasusnya sedang mereka tangani mereka berdua).
Si sniper entah bagaimana jatuh cinta pada pak polisi. Saat polisi dan jaksa berlibur ke Paris, si sniper membuntuti mereka dan menghabisi ibu jaksa saat sedang berada di lift bersama pak polisi dan beberapa wisatawan lainnya.
Pak polisi pun berhenti bekerja dan menjadi nelayan. Ia tinggal di sebuah apartemen yang pemiliknya seorang tabib tradisional. Si tabib memiliki seorang saudara yang idiot. Di apartemen kumuh tersebut juga ada sekumpulan anak muda yang menyewa kamar untuk di pakai berlatih musik. Semuanya adalah teman pak polisi. Suatu hari kelompok anak muda tersebut ditantang oleh sekumpulan anak kecil untuk bermain bola. Pak polisi di panggil untuk ikut bermain. Mulannya pak polisi hanya datang ke lapangan untuk sekedar merekam permainan tersebut dalam kamera. Tapi akhirnya ia ikut bermain karena teman-temannya kalah cukup banyak. Saat menonton kembali rekaman tersebut ternyata di sana pak polisi melihat ada seorang wanita dengan kamera, sedang memotret mereka. Ia mirip sekali dengan tunangannya yang telah meninggal.
Akhirnya pak Polisi pun jatuh cinta pada wanita itu. Namun, ternyata wanita itu adalah sniper yang telah membunuh tunangannya. Si sniper melakukan bedah plastik sehingga mirip sekali dengan ibu jaksa. Setelah tahu, pak Polisi marah dan pergi.
Di akhir cerita si sniper menembak dirinya tiga kali, di lengan kiri, di dada kanan dan di leher. Cepat sekali, persis seperti saat ia menghabisi korban-korbannya termasuk Ibu jaksa.Pak polisi tidak sanggup mencegah karena ia sedang terluka. Si sniper minta di peluk saat sudah sekarat. Pak polisi mengabulkan permintaannya. Sekarang setiap kali pak polisi akan menziarahi dua abu yang fotonya sangat mirip, abu tunangannya dan abu pembunuh tunangannya.
The end.(kacian Pak Polisi, nanti kita cari yang baru lagi OK !)
ha ha (aku tertawa sedih dalam hati)the real end.
21 Agustus 2007
Blog on the Go | (Kuno)
Singkatnya:
Selama masih ada layanan GPRS, bisa posting dari mana saja, bagus-bagus!
Detail:
Setelah mengirim sebuah posting ke go@blogger.com, via email, saya dapat sebuah token yang bisa digunakan untuk mengatur posting dari perangkat mobile kita. Saya pilih agar semua posting dari alamat email saya di alamatkan ke blog ini. Selesai, nanti kalo ada sesuatu yang menarik ditengah jalan, tinggal foto, beri teks, dan kirim pake Hp (asal ada sinyal dan layanan GPRS, atau sejenisnya).
Baguuus...
Artikel yang lebih baru di sini
Selama masih ada layanan GPRS, bisa posting dari mana saja, bagus-bagus!
Detail:
Setelah mengirim sebuah posting ke go@blogger.com, via email, saya dapat sebuah token yang bisa digunakan untuk mengatur posting dari perangkat mobile kita. Saya pilih agar semua posting dari alamat email saya di alamatkan ke blog ini. Selesai, nanti kalo ada sesuatu yang menarik ditengah jalan, tinggal foto, beri teks, dan kirim pake Hp (asal ada sinyal dan layanan GPRS, atau sejenisnya).
Baguuus...
Artikel yang lebih baru di sini
Kilat waktu lagi mandi sore!
Waktu lagi mandi sore, tiba-tiba terlintas suatu pikiran.
Tapi saya lupa. Apa ya?
Query...ing----
Ada kaitannya dengan waktu, kesabaran?
Ada kaitannya dengan karya orang lain?
Ada kaitannya dengan film?
Ada kaitannya dengan Anand Khrisna?
error...! mind recall failed, please try again in a few minutes!
Aduh.. gawat padahal saya kira ide pikiran tersebut bakal seru kalo bisa dituliskan.
Nah, itulah ... Saya jadi pusing.
Bagaimana caranya merekam kilatan-kilatan pikiran, ide-ide yang lalu lalang macam itu?
Munculnya pas lagi gosok gigi, atau lagi itu(maaf), mana bisa direkam. Tadi sore waktu lagi mandi itu juga saya sudah coba mengulang-ulang, biar bisa teringat, tapi memang tidak ada memori sekuat catatan tulis. Buktinya sampai sekarang saja saya belum bisa ingat tentang apa?
Tapi saya lupa. Apa ya?
Query...ing----
Ada kaitannya dengan waktu, kesabaran?
Ada kaitannya dengan karya orang lain?
Ada kaitannya dengan film?
Ada kaitannya dengan Anand Khrisna?
error...! mind recall failed, please try again in a few minutes!
Aduh.. gawat padahal saya kira ide pikiran tersebut bakal seru kalo bisa dituliskan.
Nah, itulah ... Saya jadi pusing.
Bagaimana caranya merekam kilatan-kilatan pikiran, ide-ide yang lalu lalang macam itu?
Munculnya pas lagi gosok gigi, atau lagi itu(maaf), mana bisa direkam. Tadi sore waktu lagi mandi itu juga saya sudah coba mengulang-ulang, biar bisa teringat, tapi memang tidak ada memori sekuat catatan tulis. Buktinya sampai sekarang saja saya belum bisa ingat tentang apa?
09 Agustus 2007
Persiapan Ujian
Akhirnya, setelah mulai masa "bayar utang" dari tanggal enam sampai 9 Agustus 2007, saya sekarang bisa mengajukan permintaan "ujian bagian". Tadi sebelum pulang saya telah terdaftar untuk ujian bagian yang akan diadakan minggu depan.
Mulai besok sampai selasa 14 Agustus 2007, saya tidak akan ke Baraya lagi. Rencananya saya akan menjadi mandor untuk mengawasi pengerjaan ruang tamu dan dapur yang rusak oleh hujan.
Namun, kalau ada ajakan (nonton atau makan gratis), akan disempatkan.
Mulai besok sampai selasa 14 Agustus 2007, saya tidak akan ke Baraya lagi. Rencananya saya akan menjadi mandor untuk mengawasi pengerjaan ruang tamu dan dapur yang rusak oleh hujan.
Namun, kalau ada ajakan (nonton atau makan gratis), akan disempatkan.
07 Agustus 2007
Back to Baraya
Setelah enam minggu berlalu, akhirnya secara resmi saya keluar dari Kampus Baraya.
========Kampus Baraya==========
adalah kompleks kampus UNHAS sebelum dibangunnya Kampus "Merah" UNHAS di Tamalanrea. Tahunnya, lupa, waktu itu saya masih SD, sekitar akhir 80-an.
Nanti kita cari waktu tepatnya, atau ada teman-teman yang tahu. Comments enabled
========Kampus Baraya==========
Tapi karena saya ikut jejak aliran "agak sesat", terpaksa saya harus kembali untuk mengganti utang sebanyak empat hari(untuk 2 hari bolos tanpa kabar, hehe maaf Prof...).
Dan saya telah memutuskan untuk kembali minggu ini juga, dan berjuang sampai titik darah penghabisan.
Besok rencananya saya mau datang terlambat, karena mau mengantar adik ke-4 balik ke tempat kerjanya di New Guinea (Papua Barat), setelah cuti singkatnya 2 minggu.
Mudah-mudahan prof. mengerti dan datang terlambat juga (ampumma prof...)
Kalo sial berarti, saya tambah utang lagi, bisa-bisa, tidak selesai-selesai ka' di Forensik.
Ai, dipanggilma pulang, tolong dikomentari baik-baik ya. Sampai blog berikut!
========Kampus Baraya==========
adalah kompleks kampus UNHAS sebelum dibangunnya Kampus "Merah" UNHAS di Tamalanrea. Tahunnya, lupa, waktu itu saya masih SD, sekitar akhir 80-an.
Nanti kita cari waktu tepatnya, atau ada teman-teman yang tahu. Comments enabled
========Kampus Baraya==========
Tapi karena saya ikut jejak aliran "agak sesat", terpaksa saya harus kembali untuk mengganti utang sebanyak empat hari(untuk 2 hari bolos tanpa kabar, hehe maaf Prof...).
Dan saya telah memutuskan untuk kembali minggu ini juga, dan berjuang sampai titik darah penghabisan.
Besok rencananya saya mau datang terlambat, karena mau mengantar adik ke-4 balik ke tempat kerjanya di New Guinea (Papua Barat), setelah cuti singkatnya 2 minggu.
Mudah-mudahan prof. mengerti dan datang terlambat juga (ampumma prof...)
Kalo sial berarti, saya tambah utang lagi, bisa-bisa, tidak selesai-selesai ka' di Forensik.
Ai, dipanggilma pulang, tolong dikomentari baik-baik ya. Sampai blog berikut!
Langganan:
Postingan (Atom)